
Lagi pengen cerita aja nihhh, soal gimana hidup dan sebagainya..
Nay makin hari makin betah tapi juga makin kangen, kangen dengan orang2 indo yang jauh ramah2 dan rame dimana2, yang paling kangen adalah barang murah, hehhee...
Disini dah ngapain aja ya, kuliah sama aja ga ngertinya, wong di indo pake bahasa ndo aja ga ngerti disini lebih lagi, hahaha...hidup dengan orang diberbagai belahan dunia, memakai 3 bahasa setiap harinya (melayu, indonesia dan inggris) jadi kadang kecampur2 hahahha..
contohnya yang diatas, nemuin kejadian lucu setiap harnya, kaya hari ini aja, nay ngebantu temen nay diatas, shamira dan leila buat register dan isi form, scara mereka dari lahir menulis arab yang dari kanan ke kiri, mereka pun bingun spelling dan tulisan walaupun sangat lancar berbicara bahasa inggris.. kok bsa yah? trus belajar bahasa inggrisnya selama ni pake tulisan apa? mereka banyak cerita yang di arab, baru beberapa tahun belakangan aja ada yang namanya rights for women to have jobs and also driving lisence, isn't that amazing..kebayang dengan indonesia yang bahkan wanita pun bisa jadi tukang becak, tukang tambal ban (yang nota bene kerjaan laki2) di arab ke mall aja ga boleh untuk wanita sendirian, wuihhh, ga ada acara shopping untuk menghilangkan penat dunk. Trus katanya restorannya pun, selalu dipisah, macam laki duduk di ruang mereka ada punya, perempuannya pun macem tu, begitu pula dengan keluarga..duh ribettt...
Ternyata dari segala emansipasi wanita yang kita junjung, masih ada ya negeri kaya Arab yang kaya raya tapi wnita nya ga boleh ngapa2, mungkin kalo wanita terlalu boleh apa2 jadi kaya indo yang agak miskin, ehhehehe...
diambil dari kompas
Selasa, 25 November 2008 | 19:00 WIB
JAKARTA, SELASA - Krisis ekonomi di tahun 1998 lalu, diyakini akan kembali terulang pada tahun 2009. Gejala-gejalanya sudah ada, akhir tahun akan banyak perusahaan yang menyatakan bangkrut serta nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika yang terus menurun. PHK tak bisa dihindari.
"Perlu diingat, Soeharto jatuh saat rupiah berada di level 16.000 ketika itu. Situasi sekarang memang makin mengkhawatirkan, sama seperti tahun 1998. Gejalanya sudah terasa, PHK sudah mulai dilakukan, pesana-pesanan dari luar negeri sudah berkurang dan tidak bisa mengandalkan pasar di dalam negeri," ujar Ketua Komite Fiskal Kadin, Bambang Susatyo dalam diskusi yang diadakan di DPR, Selasa (25/11).
Kadin, kata Bambang, berharap penuh kepada para pelaku politik yang ada saat ini untuk bisa bersama-sama mencari solusi agar negara bisa keluar dari krisis. Termasuk, mendorong kepada pemerintah terkait rencana menurunkan harga BBM secara signifikan. Rencana pemerintah yang akan menurunkan harga BBM dengan angka Rp 500 masih jauh dari harapan. Harusnya, yang moderat adalah untuk premium penurunannya sebesar Rp 1.500 dan untuk solar Rp 1.000. Ini harus dilakukan dalam upaya untuk menggerakkan daya beli masyarkat yang makin menurun sekarang ini," papar Bambang.
Ia tidak memungkiri bila pemerintah sudah melakukan penurunan terhadap suku bunga. Namun, yang diminta bagi kalangan dunia usaha sebetulnya penurunan bisa sampai 8,5 persen. "Turunnya harusnya secara signifikan. Karena apabila dunia usaha hancur, maka secara politik Pemilu 2009 nanti, tidak akan semarak seperti Pemillu 2004. Para pelaku politik harus sama-sama membangun APBN yang pro rakyat. Kalau ekonomi tak bagus, rakyat akan jadi pragmatis dan suara yang akan diberikan tidak akan realistis lagi," ungkapnya.
Hasto Kristianto, politikus dari PDI Perjuangan mengungkapkan, dalam proses APBN 2008-2009 menjadi penggelembungan ekonomi politik, seakan menjadi politik image saja. Pemerintah mengalami kesulitan bahkan sudah ada rencana untuk mempersiapkan revisi APBN yang sebelumnya belum dilakukan.
"APBN sebagai stimulus fiskal, secara politis gagal. Ini membuat pesimisme kami atas usaha-usaha yang dilakukan pemerintah dalam perbaikan masalah ekonomi. Tidak ada konsistensi kebijakan yang bisa diterapkan oleh pemerintah sekarang ini," ujar Hasto.
Ditinjau dari struktur anggaran, jelasnya, masih sangat bergantung pada ekonomi global, tidak ada keinginan pemerintah melakukan renegoisasi dalam upaya untuk bisa meningkatkan penyerapan tenaga kerja. "Kami mengusulkan defisit di 0 kan saja dulu. Jalan-jalan keluar negeri, tidak usah dulu. Pembangunan yang tidak penting, tak usah dilakukan. Dan kami mengusulkan agar BLT dihapus," kata Hasto.
"Jangan sampai, rakyat di saat kondisi ekonomi yang susah, malah diajarkan menjadi pengemis. Lebih baik dialokasikan untuk padat karya membangun usaha-usaha kecil untuk rakyat," tambah Hasto.


fotonya Twin tower aka Menara petronas..
Konon sih, ni bangunan dirancang oleh seorang arsitektur dari Indonesia, tapi karena ketika mengajukan ke pemerintah dan pemerintah bilang sudah cukup dengan monas, maka akhirnya sang arsitektur menjual maha karyanya ke Malaysian government. Alhasil keajaiban dunia yang dibuat manusia Indonesia jadi milik Malaysia. Bahkan semua pelancong yang ke Malaysia pasti terkagum-kagum ngeliat menara ni, termasuk inay, kagum karena susah banget ngambil gambarnya saking tingginya, hahaha..
anyway, kalau saja banyak orang Indonesia kreatif yang kemudian menjual karyanya di Malaysia, no wonder yah banyak TKI yang lari ke Negeri jiran inil.
nay masih inget kejadian di bandara, mereka rela ninggalin keluarga dan kehidupan di Indo untuk kerja sini, berbekal nekat, banyak loh TKI yang cuma lulus SD tapi penghasilannya 1500RM (4,5 juta) per bulan, di kedai MMU lebih tepatnya. Duh, mo jadi apa Indonesiaku kalo pemerintahnya ga open, bukan cuma pulau, batik dan lagu aja yang bakalan jadi milik malaysia namun sebagian besar warga Indonesia yang sudah pernah tinggal di Malaysia mau untuk menukarkan kewarganegaraannya. DI sini fasilitas yang diberikan memadai, transport, air, pemerintahan, termasuk keamanan..hiks, jadi sedih, walaupun nay sempet berfikir untuk kembali lagi ke negeri jiran bahkan hidup disini..
Nay tadi siang kangen banget pengen balik, huhu, menangislah diriku lama dikamar. Seperti ritual tiap habis nangis yang kelelahan pening dan pingin tidur, tiba2 nay mikir kenapa nangis bikin hati lebih lega ya? tapi kok bikin pusing? kenapa boy's don't cry?
Jadi inget lirik lagu..
menangislah...bila harus menangis,
karena kita, semua, manusia..
trus bis searching2 didapatlah bahwa ternyata
1.Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli di Amerika Serikat menyebutkan, 9 dari 10 orang mengaku merasa lebih lega setelah menangis. Bahkan, para ahli juga percaya kalau menangis bisa menyembuhkan sakit dan meningkatkan kadar hormon adrenalin.
"Menangis adalah pelepasan emosi yang paling tepat saat kita tak bisa mengungkapkannya lewat kata-kata," kata Dr Simon Moore, psikolog dari London Metropolitan University. Menurut Profesor William Frey, ahli tangis dari AS, air mata yang dikeluarkan saat kita sedang emosional mengandung hormon endorphin atau stres sehingga bisa membuat perasaan lebih plong. Menangis juga diketahui bisa menurunkan tekanan darah dan denyut nadi.
2. There was a study done where a control group of 100
people were divided into two. 50 people watched a
very funny, tears-of-laughter type movie. 50 watched
a very sad and tears-of-compassion type movie.
At the end of the sessions researchers collected the
"happy tears" and the "sad tears" with eye droppers.
They found that "happy tears" are made up of
brine...salt water and not a great deal else.
However the "sad tears" were found to contain the
very same chemicals and enzymes that are found in
tumours, ulcers and other such lumps and bumps and
sicknesses through out the body.
This test concluded that the body, when crying in
sadness etc is literally flushing out all of the
toxic-chemicals that accumulate and are a part of the
sadness /heart ache experience.
Therefore if one holds back those tears, those
toxic-waters will find somewhere else to deposit
themselves..... and prolonged lack-of-crying-release
will guarantee that the body will accumulate a huge
amount of internal pollution and toxicity that
should have been released through the
tears.
jadi tak apalah untuk menangis ya??

People in Japan who are trying to lose weight gather together on internet forums and social networking sites to pick up diet tips and give each other support. Recently on Mixi, one of the most popular social networking sites in Japan, the diet musings of one of the members and the enthusiastic contributions of others in the community coalesced to produce a new and simple diet program that has jumped into the mainstream Japanese media and resulted in three books and many magazine articles. This diet was dubbed the Asa Banana Diet. Japan is known for kaizen, the gradual refinement and improvement of manufacturing and other processes, and the Asa Banana Diet is in effect Japan’s kaizen of a diet classic
Nevertheless, the Morning Banana Diet remains pretty simple. It’s a diet for people who don’t want to bother with a diet, who don’t want to read a book (although there are books on it in Japan), who are basically in control of things but need a little structure. It’s a diet for a Japanese level of overweight, 5 to 35 pounds overweight, perhaps up to 50, not an American Biggest Loser level of obesity, where a more hardcore, but less simple, diet regimen is called for.
They said, it will reduce your weight in 2 weeks...
But again, like any other diet courses, there are several rules. And the banana diet rules are
Eat a banana for breakfast
* You can eat more than one, and in fact the inventor of the diet often ate four (smallish Philippines) bananas in the morning, but don’t stuff yourself to the point of fullness or discomfort.
* Eat only raw, uncooked, unfrozen bananas.
* Other fruit may be substituted.
* If other fruit is substituted, some variants require it be restricted to one type of fruit per meal.
* If you are still hungry 15 or 30 minutes after your banana, you can eat other food (the inventor of the diet sometimes ate a rice ball two and a half hours later, about 200 calories worth; Morning Banana forum members have suggested oatmeal, although it’s not as portable as a rice ball).
Eat normally for lunch and dinner
* Dinner must be eaten by 8 p.m. at the latest (6 p.m. is better).
* There are no explicit limits on the types of food you can eat for lunch and dinner, or the amount. But in practice dieters report on Mixi that they try to cut the amount of rice they eat and find substitutions for fried foods. As with many diets, the mere fact you have decided to go on a diet tends to make you more aware of what and how much you are are eating and how healthy it is. The diet avoids strict food rules to prevent a sense of deprivation.
* However, you should not eat a dessert with dinner or any of your meals; you’ll need to satisfy your sweet tooth during a snack, but we’ll get to that later.
* At all meals you should eat only until you’re satisfied but not full or stuffed. The Japanese have a proverb, Hara hachibu ni isha irazu, “A stomach eight-tenths full needs no doctor.” American dietitians define this level of fullness or satiety as a 7 on a 1-to-10 “hunger scale,” and they teach their clients to recognize this feeling.
Drink only water
* The only beverage allowed at most meals is water, preferably mineral or filtered.
* The water must be at room temperature, not chilled or hot.
* The water should be drunk in small sips and not used to wash down food.
* There is no quota of water to drink, and you should not drink it in excess.
* Outside of meals non-caloric beverages like tea, coffee, and diet soda are generally allowed but somewhat frowned upon, and in general water is encouraged as much as possible; milk products are not considered compatible with the diet.
* On social occasions you may drink beer or wine.
Eat your food mindfully
* Chew your banana and other food thorouoghly and be mindful of its taste.
You may eat an afternoon snack
* A sweet snack of chocolate, cookies, or the like is allowed at about 3 p.m.
* Ice cream, a donut, or potato chips are not recommended.
* Some substitute fresh fruit for their snack, but if you want sweets you should not deny yourself.
* Some Japanese who like salty snacks eat salted konbu (seaweed) snacks and some Japanese who are very hungry in the afternoon substitute a filling, fist-sized rice ball for sweets.
* A good alternative if a salty or more filling snack is needed is popcorn according to Morning Banana forum members, but watch out for excessive fat content.
* If you are hungry after dinner, you may have a second snack of fresh fruit, but this should not be a habit.
Early to bed
* Go to bed by midnight. If you can manage to go to bed earlier, all the better.
* Try to aim for a four-hour period between your last meal or snack and bedtime (which is why 8:00 p.m. is the latest you should eat dinner).
Exercise only if you want to
* Put no pressure on yourself to exercise.
* If you want to exercise, go ahead: the test is to do what puts the least stress on you.
* But try to get some walking in every day if possible (but again, don’t force yourself if it stresses you out).
Keep a diet journal
* Because the Morning Banana Diet was developed on the internet, many successful Japanese dieters naturally documented their daily food intake and progress online via blogs, forums, or social networking services, and they felt this gave them extra support (we have prepared a Morning Banana Diet Forum with individual food blogs for your use).
* Because of the diet’s emphasis on digestive processes, some Morning Banana Diet journalers record a bit “too much information” — so remaining anonymous may be advisable.
Happy Diettt... :)

Wktu goglng buat cari gambar toilet untuk artikel dibawah, nay menemukan tanda unik..dari Korea, kira2 apa artinya ya??

Lagi pengen cerita aja nihhh, soal gimana hidup dan sebagainya..
Nay makin hari makin betah tapi juga makin kangen, kangen dengan orang2 indo yang jauh ramah2 dan rame dimana2, yang paling kangen adalah barang murah, hehhee...
Disini dah ngapain aja ya, kuliah sama aja ga ngertinya, wong di indo pake bahasa ndo aja ga ngerti disini lebih lagi, hahaha...hidup dengan orang diberbagai belahan dunia, memakai 3 bahasa setiap harinya (melayu, indonesia dan inggris) jadi kadang kecampur2 hahahha..
contohnya yang diatas, nemuin kejadian lucu setiap harnya, kaya hari ini aja, nay ngebantu temen nay diatas, shamira dan leila buat register dan isi form, scara mereka dari lahir menulis arab yang dari kanan ke kiri, mereka pun bingun spelling dan tulisan walaupun sangat lancar berbicara bahasa inggris.. kok bsa yah? trus belajar bahasa inggrisnya selama ni pake tulisan apa? mereka banyak cerita yang di arab, baru beberapa tahun belakangan aja ada yang namanya rights for women to have jobs and also driving lisence, isn't that amazing..kebayang dengan indonesia yang bahkan wanita pun bisa jadi tukang becak, tukang tambal ban (yang nota bene kerjaan laki2) di arab ke mall aja ga boleh untuk wanita sendirian, wuihhh, ga ada acara shopping untuk menghilangkan penat dunk. Trus katanya restorannya pun, selalu dipisah, macam laki duduk di ruang mereka ada punya, perempuannya pun macem tu, begitu pula dengan keluarga..duh ribettt...
Ternyata dari segala emansipasi wanita yang kita junjung, masih ada ya negeri kaya Arab yang kaya raya tapi wnita nya ga boleh ngapa2, mungkin kalo wanita terlalu boleh apa2 jadi kaya indo yang agak miskin, ehhehehe...
diambil dari kompas
Selasa, 25 November 2008 | 19:00 WIB
JAKARTA, SELASA - Krisis ekonomi di tahun 1998 lalu, diyakini akan kembali terulang pada tahun 2009. Gejala-gejalanya sudah ada, akhir tahun akan banyak perusahaan yang menyatakan bangkrut serta nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika yang terus menurun. PHK tak bisa dihindari.
"Perlu diingat, Soeharto jatuh saat rupiah berada di level 16.000 ketika itu. Situasi sekarang memang makin mengkhawatirkan, sama seperti tahun 1998. Gejalanya sudah terasa, PHK sudah mulai dilakukan, pesana-pesanan dari luar negeri sudah berkurang dan tidak bisa mengandalkan pasar di dalam negeri," ujar Ketua Komite Fiskal Kadin, Bambang Susatyo dalam diskusi yang diadakan di DPR, Selasa (25/11).
Kadin, kata Bambang, berharap penuh kepada para pelaku politik yang ada saat ini untuk bisa bersama-sama mencari solusi agar negara bisa keluar dari krisis. Termasuk, mendorong kepada pemerintah terkait rencana menurunkan harga BBM secara signifikan. Rencana pemerintah yang akan menurunkan harga BBM dengan angka Rp 500 masih jauh dari harapan. Harusnya, yang moderat adalah untuk premium penurunannya sebesar Rp 1.500 dan untuk solar Rp 1.000. Ini harus dilakukan dalam upaya untuk menggerakkan daya beli masyarkat yang makin menurun sekarang ini," papar Bambang.
Ia tidak memungkiri bila pemerintah sudah melakukan penurunan terhadap suku bunga. Namun, yang diminta bagi kalangan dunia usaha sebetulnya penurunan bisa sampai 8,5 persen. "Turunnya harusnya secara signifikan. Karena apabila dunia usaha hancur, maka secara politik Pemilu 2009 nanti, tidak akan semarak seperti Pemillu 2004. Para pelaku politik harus sama-sama membangun APBN yang pro rakyat. Kalau ekonomi tak bagus, rakyat akan jadi pragmatis dan suara yang akan diberikan tidak akan realistis lagi," ungkapnya.
Hasto Kristianto, politikus dari PDI Perjuangan mengungkapkan, dalam proses APBN 2008-2009 menjadi penggelembungan ekonomi politik, seakan menjadi politik image saja. Pemerintah mengalami kesulitan bahkan sudah ada rencana untuk mempersiapkan revisi APBN yang sebelumnya belum dilakukan.
"APBN sebagai stimulus fiskal, secara politis gagal. Ini membuat pesimisme kami atas usaha-usaha yang dilakukan pemerintah dalam perbaikan masalah ekonomi. Tidak ada konsistensi kebijakan yang bisa diterapkan oleh pemerintah sekarang ini," ujar Hasto.
Ditinjau dari struktur anggaran, jelasnya, masih sangat bergantung pada ekonomi global, tidak ada keinginan pemerintah melakukan renegoisasi dalam upaya untuk bisa meningkatkan penyerapan tenaga kerja. "Kami mengusulkan defisit di 0 kan saja dulu. Jalan-jalan keluar negeri, tidak usah dulu. Pembangunan yang tidak penting, tak usah dilakukan. Dan kami mengusulkan agar BLT dihapus," kata Hasto.
"Jangan sampai, rakyat di saat kondisi ekonomi yang susah, malah diajarkan menjadi pengemis. Lebih baik dialokasikan untuk padat karya membangun usaha-usaha kecil untuk rakyat," tambah Hasto.


fotonya Twin tower aka Menara petronas..
Konon sih, ni bangunan dirancang oleh seorang arsitektur dari Indonesia, tapi karena ketika mengajukan ke pemerintah dan pemerintah bilang sudah cukup dengan monas, maka akhirnya sang arsitektur menjual maha karyanya ke Malaysian government. Alhasil keajaiban dunia yang dibuat manusia Indonesia jadi milik Malaysia. Bahkan semua pelancong yang ke Malaysia pasti terkagum-kagum ngeliat menara ni, termasuk inay, kagum karena susah banget ngambil gambarnya saking tingginya, hahaha..
anyway, kalau saja banyak orang Indonesia kreatif yang kemudian menjual karyanya di Malaysia, no wonder yah banyak TKI yang lari ke Negeri jiran inil.
nay masih inget kejadian di bandara, mereka rela ninggalin keluarga dan kehidupan di Indo untuk kerja sini, berbekal nekat, banyak loh TKI yang cuma lulus SD tapi penghasilannya 1500RM (4,5 juta) per bulan, di kedai MMU lebih tepatnya. Duh, mo jadi apa Indonesiaku kalo pemerintahnya ga open, bukan cuma pulau, batik dan lagu aja yang bakalan jadi milik malaysia namun sebagian besar warga Indonesia yang sudah pernah tinggal di Malaysia mau untuk menukarkan kewarganegaraannya. DI sini fasilitas yang diberikan memadai, transport, air, pemerintahan, termasuk keamanan..hiks, jadi sedih, walaupun nay sempet berfikir untuk kembali lagi ke negeri jiran bahkan hidup disini..
Nay tadi siang kangen banget pengen balik, huhu, menangislah diriku lama dikamar. Seperti ritual tiap habis nangis yang kelelahan pening dan pingin tidur, tiba2 nay mikir kenapa nangis bikin hati lebih lega ya? tapi kok bikin pusing? kenapa boy's don't cry?
Jadi inget lirik lagu..
menangislah...bila harus menangis,
karena kita, semua, manusia..
trus bis searching2 didapatlah bahwa ternyata
1.Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli di Amerika Serikat menyebutkan, 9 dari 10 orang mengaku merasa lebih lega setelah menangis. Bahkan, para ahli juga percaya kalau menangis bisa menyembuhkan sakit dan meningkatkan kadar hormon adrenalin.
"Menangis adalah pelepasan emosi yang paling tepat saat kita tak bisa mengungkapkannya lewat kata-kata," kata Dr Simon Moore, psikolog dari London Metropolitan University. Menurut Profesor William Frey, ahli tangis dari AS, air mata yang dikeluarkan saat kita sedang emosional mengandung hormon endorphin atau stres sehingga bisa membuat perasaan lebih plong. Menangis juga diketahui bisa menurunkan tekanan darah dan denyut nadi.
2. There was a study done where a control group of 100
people were divided into two. 50 people watched a
very funny, tears-of-laughter type movie. 50 watched
a very sad and tears-of-compassion type movie.
At the end of the sessions researchers collected the
"happy tears" and the "sad tears" with eye droppers.
They found that "happy tears" are made up of
brine...salt water and not a great deal else.
However the "sad tears" were found to contain the
very same chemicals and enzymes that are found in
tumours, ulcers and other such lumps and bumps and
sicknesses through out the body.
This test concluded that the body, when crying in
sadness etc is literally flushing out all of the
toxic-chemicals that accumulate and are a part of the
sadness /heart ache experience.
Therefore if one holds back those tears, those
toxic-waters will find somewhere else to deposit
themselves..... and prolonged lack-of-crying-release
will guarantee that the body will accumulate a huge
amount of internal pollution and toxicity that
should have been released through the
tears.
jadi tak apalah untuk menangis ya??

People in Japan who are trying to lose weight gather together on internet forums and social networking sites to pick up diet tips and give each other support. Recently on Mixi, one of the most popular social networking sites in Japan, the diet musings of one of the members and the enthusiastic contributions of others in the community coalesced to produce a new and simple diet program that has jumped into the mainstream Japanese media and resulted in three books and many magazine articles. This diet was dubbed the Asa Banana Diet. Japan is known for kaizen, the gradual refinement and improvement of manufacturing and other processes, and the Asa Banana Diet is in effect Japan’s kaizen of a diet classic
Nevertheless, the Morning Banana Diet remains pretty simple. It’s a diet for people who don’t want to bother with a diet, who don’t want to read a book (although there are books on it in Japan), who are basically in control of things but need a little structure. It’s a diet for a Japanese level of overweight, 5 to 35 pounds overweight, perhaps up to 50, not an American Biggest Loser level of obesity, where a more hardcore, but less simple, diet regimen is called for.
They said, it will reduce your weight in 2 weeks...
But again, like any other diet courses, there are several rules. And the banana diet rules are
Eat a banana for breakfast
* You can eat more than one, and in fact the inventor of the diet often ate four (smallish Philippines) bananas in the morning, but don’t stuff yourself to the point of fullness or discomfort.
* Eat only raw, uncooked, unfrozen bananas.
* Other fruit may be substituted.
* If other fruit is substituted, some variants require it be restricted to one type of fruit per meal.
* If you are still hungry 15 or 30 minutes after your banana, you can eat other food (the inventor of the diet sometimes ate a rice ball two and a half hours later, about 200 calories worth; Morning Banana forum members have suggested oatmeal, although it’s not as portable as a rice ball).
Eat normally for lunch and dinner
* Dinner must be eaten by 8 p.m. at the latest (6 p.m. is better).
* There are no explicit limits on the types of food you can eat for lunch and dinner, or the amount. But in practice dieters report on Mixi that they try to cut the amount of rice they eat and find substitutions for fried foods. As with many diets, the mere fact you have decided to go on a diet tends to make you more aware of what and how much you are are eating and how healthy it is. The diet avoids strict food rules to prevent a sense of deprivation.
* However, you should not eat a dessert with dinner or any of your meals; you’ll need to satisfy your sweet tooth during a snack, but we’ll get to that later.
* At all meals you should eat only until you’re satisfied but not full or stuffed. The Japanese have a proverb, Hara hachibu ni isha irazu, “A stomach eight-tenths full needs no doctor.” American dietitians define this level of fullness or satiety as a 7 on a 1-to-10 “hunger scale,” and they teach their clients to recognize this feeling.
Drink only water
* The only beverage allowed at most meals is water, preferably mineral or filtered.
* The water must be at room temperature, not chilled or hot.
* The water should be drunk in small sips and not used to wash down food.
* There is no quota of water to drink, and you should not drink it in excess.
* Outside of meals non-caloric beverages like tea, coffee, and diet soda are generally allowed but somewhat frowned upon, and in general water is encouraged as much as possible; milk products are not considered compatible with the diet.
* On social occasions you may drink beer or wine.
Eat your food mindfully
* Chew your banana and other food thorouoghly and be mindful of its taste.
You may eat an afternoon snack
* A sweet snack of chocolate, cookies, or the like is allowed at about 3 p.m.
* Ice cream, a donut, or potato chips are not recommended.
* Some substitute fresh fruit for their snack, but if you want sweets you should not deny yourself.
* Some Japanese who like salty snacks eat salted konbu (seaweed) snacks and some Japanese who are very hungry in the afternoon substitute a filling, fist-sized rice ball for sweets.
* A good alternative if a salty or more filling snack is needed is popcorn according to Morning Banana forum members, but watch out for excessive fat content.
* If you are hungry after dinner, you may have a second snack of fresh fruit, but this should not be a habit.
Early to bed
* Go to bed by midnight. If you can manage to go to bed earlier, all the better.
* Try to aim for a four-hour period between your last meal or snack and bedtime (which is why 8:00 p.m. is the latest you should eat dinner).
Exercise only if you want to
* Put no pressure on yourself to exercise.
* If you want to exercise, go ahead: the test is to do what puts the least stress on you.
* But try to get some walking in every day if possible (but again, don’t force yourself if it stresses you out).
Keep a diet journal
* Because the Morning Banana Diet was developed on the internet, many successful Japanese dieters naturally documented their daily food intake and progress online via blogs, forums, or social networking services, and they felt this gave them extra support (we have prepared a Morning Banana Diet Forum with individual food blogs for your use).
* Because of the diet’s emphasis on digestive processes, some Morning Banana Diet journalers record a bit “too much information” — so remaining anonymous may be advisable.
Happy Diettt... :)

Wktu goglng buat cari gambar toilet untuk artikel dibawah, nay menemukan tanda unik..dari Korea, kira2 apa artinya ya??